Selasa, 15 Januari 2019

Tips Mengatasi Batuk Rejan Saat Hamil

Written by  
Tips Mengatasi Batuk Rejan - Batuk pada saat hamil tentunya hal yang sangat menganggu, apalagi jika batuk tersebut terus menerus dan tak kunjung sembuh, tentunya hal tersebut membuat rasa tidak nyaman dan bahkan menganggu. Batuk pada saat hamil merupakan hal yang sering terjadi, namun jika mengalami batuk yang tak kunjung sembuh, tentunya harus diwaspadai. 

Lalu bagaimana cara mengatasi batuk pada saat hamil ? 

Nah, berikut ini ada beberapa tips yang mampu meringankan batuk pada saat hamil, simak informasinya berikut ini : 

Tips Mengatasi Batuk Rejan Saat Hamil 


  • Mandi Dengan Air Panas 
    Tips yang pertama yang dapat meringankan batuk rejan pada saat hamil yaitu dengan madi air panas atau mandi uap panas. Mandi dengan menggunakan air panas dapat meringankan serta membantu melegakan sesak nafas. Jadi sangat baik sekali hal ini dilakukan ketika ibu hamil sedang mengalami batuk rejan. 
  • Makan Sup 
    Makan sup seperti makan sup ayam merupakan hal yang harus dilakukan pada ibu hamil yang sedang mengalami batuk. Karena denagn mengkonsumsi sup ayam, hal tersebut akan membantu melegakan hidung tersumbat, serta mampu mengurangi peradangan. 
  • Berkumur 
    Berkumur dengan air hangat yang dicampurkan dengan garam dapat meringankan radang tenggorokan, bahkan batuk. 
  • Minum teh
    Minum teh yang rendah kafein yang dditambahkan dengan lemon dan madu, dapat dipercaya mampu membantu meringankan radang tenggorokan. 
Adapun cara pencegahannya seperti : 
  • Beristirahat yang cukup 
  • Mengkonsumsi makanan yang bergizi 
  • Berolahraga secara teratur 
  • Konsumsi air putih secukupnya 
  • Cuci tangan sesering mungkin sebelum makan 
  • Hindari berdekatan dengan orang yang terserang batuk. 
Untuk mengatasi batuk rejan pada saat hamil, anda bisa mengatasinya dengan mengkonsumsi obat herbal yang sudah terdaftar di BPOM  sehingga sangat aman untuk dikonsumsi, terutama bagi ibu hamil dan bayi. Informasi selanjutnya anda bisa lihat artikel kami di CARA MENGOBATI BATUK REJAN

Terimakasih, semoga bermanfaat. 

Minggu, 13 Januari 2019

Tips Mencegah Batu Empedu Dengan Menerapkan Kebiasaan Ini

Written by  
Tips Mencegah Batu Empedu - Batu empedu merupakan pembentukan batuan kecil pada kantung empedu yang disebabkan oleh endapan kolesterol yang tertimbun dalam cairan empedu. Batu empedu yang menyumbat pada saluran empedu akan menyebabkan rasa nyeri, serta infeksi. Umumnya, batu empedu disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat. Bahkan batu empedu juga disebabkan oleh beberapa hal seperti permasalahan pada kantung empedu, hingga masalah keturunan. 

Batu empedu merupakan masalah yang serius yang tidak boleh dibiarkan tanpa melakukan penanganan. Oleh karena itu, jika seseorang mengalami batu empedu, maka sebaiknya segeralah melakukan pengobatan cara mengobati batu empedu

Sebelum melakukan pengobatan, alangkah baiknya mencegah terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya batu empedu, yang pertama yaitu dengan memulai gaya pola hidup yang baik. Dengan merubah gaya hidup yang buruk menjadi gaya hidup baik dapat mengurangi risiko pembentukan batu empedu. Nah, berikut ini ada beberapa tips mencegah batu empedu dengan menerapkan kebiasaan yang baik. 

Tips Mencegah Batu Empedu Dengan Menerapkan Kebiasaan Ini 


  1. Mengubah Pola Makan 
    Hal yang harus dilakukan pertama yaitu dengan mengubah pola makan yang buruk menjadi lebih sehat. Misalnya yang tadinya sering mengkonsumsi jenis makanana yang mengandung banyak lemak rubah dengan kebiasaan mengkosnusmi makanan yang sehat. Karena mengkonsumsi makanan yang terlalu mengandung banyak lemak atau tidak sehat tentunya aakan menyebabkan obesitas. 
  2. Melakukan Olahraga Secara Teratur 
    Tidak hanya baik untuk kesehatan saja, melakukan olahraga secara teratur atau rutin dapat membantu mempertahankan atau menurunkan berat badan. Tidak hanya itu, melakukan olahraga juga dapat membantu mencegah batu empedu. Sebaiknya biasakan diri untuk melakukan olahraga setidaknya 30 menit perhari.  
  3. Mengontrol Berat Badan
    Obesitas merupakan salah satu faktor batu empedu. Orang dengan memiliki kelebihan beart badan akan rentan sekali terkena batu empedu. 
  4. Hindari konsumsi obat-obatan tertentu
    Perlu untuk anda ketahui, ada beberapa obat-obatan yang dapat meningkatkan risiko batu empedu, seperti obat penurun kolesterol (gemfibrozil dan fenofibrate). 
Dan itulah beberapa tips mencegah batu empedu dengan menerapkan kebiasaan sehat. Semoga bermanfaat. 

Kamis, 10 Januari 2019

Aterosklerosis, Kondisi Fatal Penyebab Stroke Dan Jantung

Written by  
Aterosklerosis - Aterosklerosis merupakan suatu keadaan dimana terjadinya penyempitan pada pembuluh darah yang disebabkan karena adanya plak pada pembuluh darah. Plak tersebut membuat aliran darah yang menuju kejantung serta organ tubuh lainnya menjadi terhambat. Plak yang menjadi penyebab utama terjadinya aterosklerosis yaitu terbentuk dari kolesterol tinggi, serta lemak. 

Aterosklerosis, Kondisi Fatal Penyebab Stroke Dan Jantung


Banyak orang yang tidak mengetahui dirinya memiliki aterosklerosis, hal ini karena kebanyakan orang terlalu sepele menganggapnya. Aterosklerosis memang tidak terbentuk begitu saja, aterosklerosis awalnya akan merusak endotelium (lapisan dingding pembuluh darah) yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi, keseringan merokok, serta memiliki kolesterol jahat yang tinggi yang ada pada darah. 

Jika kolesterol jahat tersebut melewati endotelium yang rusak, maka kolesterol tersebut akan masuk pada dingding pembuluh darah. Dan hal tersebut akan membuat sel darah putih akan mengalir ke daerah endotelium yang rusak tersebut untuk membantu mencerna kolesterol yang jahat yang tinggi dalam darah. 

Bahkan pembentukan plak juga bisa memerlukan waktu hingga bertahun-tahun. Meski begitu, tetapi plak tersebut akan terus membesar sehingga dapat menyumbat aliran darah. Jika hal tersebut terjadi, maka akan mengakibatkan menderita penyakit jantung, stroke dan bahkan masalah kesehatan lainnya. 

Namun perlu untuk anda ketahui juga, sumbatan yang terjadi pada pembuluh darah juga akan mengalami pecah dengan sendirinya. Jika hal ini terjadi pada otak, maka kemungkinan besar akan menyebabkan stroke. Dan jika hal ini terjadi pada jantung, maka akan menyebabkan serangan jantung. Karena prosesnya yang panjang dan memakan waktu bertahun-tahun, sehingga tidak heran jika aterosklerosis ini banyak diderita oleh orang yang sudah berumur.

Dan itulah sekilas informasi mengenai Aterosklerosis, Kondisi Fatal Penyebab Stroke Dan Jantung. Jika aterosklerosis tidak ingin menyebabkan stroke dan jantung, maka sebaiknya segera melakukan cara mengobati aterosklerosis sejak dini. Karena jika hal ini diabiarkan tanpa melakukan penanganan, maka kemungkinan besar akan berseiko seperti penyakit jantung serta stroke.

Semoga bermanfaat dan sampai jumpa. 

Rabu, 09 Januari 2019

3 Penyebab Abses Payudara Perlu Diketahui

Written by  
3 Penyebab Abses Payudara - Abses Payudara merupakan salah satu bentuk peradangan yang terjadi pada payudara. Peradangan tersebut disebabkan karena adanya infeksi bakteri yang masuk pada puting payudara, sehingga menimbulkan terkumpulnya nanah pada payudara. Dengan kondisi tersebut, payudara mengalami pembengakakan dan menimbulkan rasa nyeri pada payudara. 

Wanita yang sedang menyusui sangat rentan mengalami kondisi ini, hal ini disebabkan karena bakteri yang masuk melalui luka pada puting, sehingga menimbulkan infeksi dan menyebabkan abses payudara. Meskipun ibu menyusui lebih rentan mengalami abses payudara, tetapi hal tersebut tetap harus melakukan pemberian ASI pada bayi, karena hal tersebut juga bertujuan untuk mencegah terjadinya penyumbatan pada saluran ASI yang akan memicu terjadinya mastitis. 

Tidak hanya itu saja, wanita yang memiliki kelebihan berat badan dan memiliki payudara besar juga beresiko mengalami abses payudara. 

Penyebab Abses Payudara 

Ada 3 penyebab abses payudara yang perlu untuk diketahui, diantaranya yaitu :

  1. Kondisi Mastitis 
    Mastitis dapat menyebabkan wanita yang sedang menyusui mengalami abses payudara. Mastitis itu sendiri merupakan suatu kondisi dimana adanya peradangan pada payudara yang sering terjadi pada ibu menyusui. Peradangan tersebut terjadi diakibatkan karena tersumbatnya aliran ASI, Sehingga menyebabkan infeksi pada jaringan payudara. 
  2. Adanya Luka Pada Payudara 
    Jika terdapat luka pada payudara sebaiknya perhatikan dan menjaga kesehatan payudara. Karena luka pada payudara dapat mengalami abses payudara. 
  3. Gaya Hidup
    Tidak hanya wanita yang menyusui yang dapat mengalami abses payudara. Wanita dengan gaya hidup yang kurang sehat juga dapat memiliki risiko mengalami abses payudara. Salah satu contoh gaya hidup yang kurang sehat yaitu merokok. Tidak hanya wanita perokok saja, penggunaan bra yang terlalu ketat dan kecl juga menyebabkan seseorang mengalami abses payudara non laksi. 

Jika seseorang mengalami abses payudara, sebaiknya segera lakukan Cara mengobati abses payudara. Karena abses payudara yang tidak segera diatasi dengan cepat akan menyebabkan kematian bahkan menimbulkakn penyakit mastitis yang akan memperburuk kondisi. 

Itu saja yang bisa kami sampaikan mengenai penyebab abses payudara, semoga informasinya bermnafaat dan termakasih telah menyimak. 

Minggu, 02 Desember 2018

Komplikasi Penyakit Obesitas

Written by  
Komplikasi Obesitas -   Tidak hanya akan menimbulkan gangguan pada penderita obesitas juga dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit. Apa saja penyakit yang ditimbulkan dari obesitas, untuk lebih jelasnya simak artikel dibawah ini.

Obesitas merupakan kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Obesitas terjadi karena asupan kalori yang lebih banyak dibanding aktivitas membakar kalori, sehingga kalori yang berlebih menumpuk dalam bentuk lemak.


Obesitas merupakan penyakit yang dapat berpengaruh pada tingkat kesehatan tubuh dan dapat memperpendek usia harapan hidup manusia. Penderita obesitas biasanya mengalami tidak percaya diri, sulitnya pencapaian kerja hingga depresi. Penyakit obesitas biasanya sering dikaitkan dengan penyakit diabetes tipe 2 hal ini terletak pada resisten insulin pada saat tubuh tidak mendapatkan insulin secara efektif sehingga mengakibatkan kadar gula darah meningkat.

Selain mengalami resiko terkena diabetes, penderita obesitas juga bisa mengalami resiko berbagai komplikasi penyakit yaitu :
  1. Penyakit sleep anea.
    Kondisi ini dapat membuat pernapasan beberapa kali terhenti saat tidur. Hal ini terjadi karena jaringan di bagian pangkal tenggorokan tidak bisa membuka saluran udara akibat obesitas. Kondisi ini dapat memicu beberapa penyakit seperti hipertensi, gagal jantung, penyakit jantung, aritmia, depresi, bahkan kematian.
  2. Penyakit batu empedu.
    Hal ini disebabkan karena orang obesitas memproduksi kadar kolesterol yang tinggi. Akibatnya, empedu tidak mampu membantu tubuh mencerna semua kolesterol dan batu empedu akan terbentuk. Untuk mencegah terjadinya penyakit batu empedu gunakan obat penghancur batu empedu yang aman dan tepat.
  3. Penyakit kanker.
    Obesitas dikaitkan dengan berbagai kanker seperti kanker endometrium, kanker usus besar dan anus, kanker payudara, kanker ginjal, kanker pankreas, kanker kerongkongan, kanker kandung empedu, dan kanker tiroid. Hal ini karena obesitas umumnya memiliki kadar insulin tinggi yang dapat memicu beberapa jenis kanker, orang dengan obesitas mengalami peradangan ringan yang bersifat kronis.
  4. Pada wanita hamil.
    Bagi wanita hamil yang mengalami obesitas juga lebih berisiko mengalami preeklamsia , infeksi saluran kencing, kehamilan tua, infeksi pascapersalinan, komplikasi operasi Caesar, hingga gangguan saat persalinan. Di samping itu, risiko operasi dan pascao perasi pada orang dengan obesitas akan meningkat, seperti risiko pembekuan darah, infeksi pada luka operasi, dan emboli paru.
Demikian artikel tentang komplikasi obesitas semoga bermanfaat dan terimakasih telah berkunjung.

Senin, 26 November 2018

Solusi Tepat Mengatasi Asma Tanpa Obat

Written by  
Solusi Tepat Mengatasi Asma Tanpa Obat - Tidak hanya dengan mengkonsumsi obat-obatan cara mengatasi asma juga dapat dilakukan dengan sederhana dan mudah. Biasanya pengobatan untuk penyakit asma diperlukan waktu yang panjang, namun dibawah ini ada cara yang bisa anda gunakan yang bisa anda gunakan untuk mengatasi asma ketika kambuh.

Serangan asma biasanya muncul akibat adanya paparan pemicu asma. Seseorang yang terkena asma biasanya pada saat kambuh dapat mengganggu saat berakifitas dan pada saat tidur.Asma akan membuat seseorang sulit bernafas lega atau sering merasa lelah sesak napas bisa dirasakan dengan ringan hingga berat.

Hasil gambar untuk solusi tepat mengatasi asma tanpa obat 

Seseorang yang menderita asma akan kesulitan bernafas hanya dalam waktu singkat atau dalam jangka yang panjang bahkan sampai berminggu-minggu. Jika asma yang anda derita kambuh dengan mendadak anda bisa lakukan cara mengatasi asma tanpa obat-obatan yaitu dengan melakukan beberapa hal dibawah ini :
  1.  Dengan pola hidup yang sehat, dengan melakukan pola hidup yang sehat anda dapat terhindar dari berbagai penyakit termasuk penyakit asma. Berhentilah untuk merokok dan jaga pola makan anda dengan menu yang sehat.
  2. Berbaring santai, jika asma anda kambuh cobalah untuk berbaring miring dengan bantal diantara kedua kaki dan kepala ditinggikan bertumpu pada bantal. Posisi ini dapat membantu tubuh dan saluran udara menjadi rileks, membuat pernapasan anda menjadi lebih mudah.
  3. Dengan menggunakan terapi garam untuk obati asma, terapi ini bisa anda lakukan dengan mudah untuk mengatasi asma caranya yaitu membuat suatu ruangan dengan dinding dan lantai yang dilapisi garam. Penderita gangguan asma dibiarkan bernafas dengan norma.
  4.  Duduk, Setelah anda merasa tenang carilah tempat datar untuk  bisa duduk longgarkan ikat pinggang atau lepaskan beberapa kancing kemeja agar dapat bernapas lebih bebas. Istirahat sambil duduk bisa membantu merilekskan tubuh Anda dan membuat pernapasan lebih mudah. 
Langkah mudah diatas bisa anda gunakan dirumah bersikap tenanglah dalam menghadapi situasi apapun karena jika anda merasa cemas justru itu akan membingungkan diri anda sendiri. Demikian informasi tentang cara mengatasi asma tanpa obat semoga bermanfaat.

Jumat, 16 November 2018

Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Written by  
Penyebab Sakit Perut - Merasakan sakit perut pada bagian atas mungkin pernah dialami oleh sebagaian orang. Kondisi tersebut bisa disebabkan karena beberapa penyakit yang dapat menyebabkan sakit perut pada bagian atas. Sakit perut pada bagian atas bisa terjadi setelah mengkonsumsi makanan, berbaring secara langsung. Hal tersebut membuat gas pada lambung menjadi terdesak keatas melalui tenggorokan. 

Sakit perut pada bagian atas juga menimbulkan sensasi rasa panas dan terbakar, selain itu juga sakit perut pada bagian atas juga menimbulkan beberapa gejala seperti :
  • Gangguan pencernaan
  • Perut kembung
  • Nyeri dada bagian atas
  • Diare
  • Mual
  • Sendawa 
Informasi Lainnya : Obat Tukak Lambung Kronis 

Lalu, apa yang menyebabkan sakit perut bagian atas ? 

  • Gangguan pencernaan
    Sakit perut pada bagian atas yang umum terjadi biasanya disebbakan karena gangguan pencernaan, Misalnya terlalu banyak konsumsi makanan pedas, kekenyangan, konsumsi alkohol berlebih,terlalu banyak konsumsi makanan yang berminyak, dll. 
  • Tukak lambung 
    Tukak lambung merupakan kondisi terdapatnya luka pada lambung, yang gejala utamnya timbul berupa rasa sakit pada perut bagian atas. Rasa sakit tersebut kemungkinan besar dapat muncul setelah makan, yang menyebabkan rasa sakit pada dinding lambung. 
  • Masalah pada kandung empedu
    Adanya masalah pada kandung empedu juga bisa memicu sakit pada perut bagian atas, seperti kolangitis,batu empedu,kolesistitis. Beberapa gejala lainnya juga sering muncul berupa demam,mual,muntah,sakit kuning,serta feses berwarna keputihan. 
  • Radang Selaput Perut 
    Peradangan yang terjadi pada selaput perut (pankreatitis) dapat memunculkan rasa sakit pada perut bagian atas, biasanya penyakit ini ditandai dengan rasa perut kembung, dan berkurangnya nafsu makan.
  • Kanker Lambung 
    Perlu untuk anda waspadai, penyakit kanker lambung juga dapat menyebabkan rasa sakit pada perut bagian atas. Beberapa gejala juga sering muncul, misalnya penurunan berat badan,kurangnya nafsu makan,feses berdarah dan kelelahan. 
  • Irritable Bowel Syndrome (IBS) 
    Irritable Bowel Syndrome (IBS) merupakan suatu penyakit pencernaan yang dimana dapat menganggu atau memengaruhi kerja usus besar. Biasanya kondisi ini ditandai dengan rasa sakit pada perut bagian atas yang disertai dengan rasa kembung pada perut. 
Dan itulah beberapa penyebab sakit perut pada bagian atas, semoga bermanfaat dan terimakasih sudah menyimak artikel ini.